
Pepatah mengatakan “ Surga ada di bawah telapak kaki Ibu”
Ibu,,, Ibu adalah seorang sosok wanita pembawa terang damai di bumi ini. Tanpa dia, kita tak berarti apa-apa. Tanpa dia, kita mungkin tidak bisa merasakan indahnya dunia ini. Ibu sangat mempedulikan kita, dari lahir hingga saat seperti ini.
Jasa seorang Ibu sungguh tidak terbalas oleh apa-apa. Kapanpun dan dimanapun di dunia ini. Dari mulai mengandung selama 9 bulan, Ibu tidak pernah menyerah. Terus berjuang merasakan mual, dan muntah, demi memperjuangkan kita sebagai anaknya terlahir di dunia ini.
Belum itu saja, Ibu selalu memberikan yang terbaik yang bisa dilakukannya untuk kita. Mulai dari merawat, membesarkan, hingga menyekolahkan kita. Semua itu dilakukannya hanya untuk kita. Kita tinggal aman dan nyaman menikmati kehidupan ini, tanpa bekerja, bahkan tanpa membantunya. Oh sungguh perjuangan Ibu, tidak bisa diukur dengan apapun.
Senyuman, tawaan, dan air mata Ibu itu sungguh sangat berharga. Senyuman yang diberikan Ibu kepada kita, itu merupakan tulus dariNya. Sungguh sangat senang hati, bila Ibu dapat tersenyum seperti hari. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan senang karena kita.
Tawaan Ibu juga. Pasti hati kita senang bila melihat Ibu kita tertawa. Senang bisa melihat wajahNya yang sudah semakin tua bisa kembali ceria lagi. Ohh, sungguh menyenangkan.
Tapi kalau Ibu kita sudah meneteskan air mataNya kepada kita. Saat itu, hati Ibu sangat tersobek-sobek akibat kesalahan kita kepadaNya. Jasanya yang sungguh besar kepada kita, kita balaskan dengan membuat Ibu menangis.
Bahkan kita pasti pernah melawan Ibu kita. Tanpa terkecuali saya. Saya sangat sering melawannya. Walaupun Ibu tetap memaafkan anaknya yang berbuat dosa kepadanya. Ibu takkan pernah melupakan anaknya. Ibu pasti selalu memikirkan bagaimana kehidupan anaknya, dimanapun anaknya berada.
Perjuangan seorang Ibu seharusnya kita balas, walaupun sebenarnya itu takkan bisa kita balas dengan apapun. Contoh kecilnya kita bisa mendoakanNya setiap hari, dan berusaha untuk menyenagkan hatinya. Memang itu sangat sulit bagi kita, namun kalau kita sudah melakukannya pasti Ibu kita bangga, apalagi kalau kita menjadi orang yang sukses.
Semoga kita semua sebagai seorang anak, dapat menyenangkan hati Ibu kita.
Dan terakhir saya persembahkan sebuah lagu untukmu IBUku:
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
.jpg)